SABAR
Rintangan dan cobaan tidak akan pernah selesai, dan senjata SABAR sangat dibutuhkan. Ikat kesabaran jangan sampai lepas. Sabar yuk, kuatkan kesabaran kita 🙂 Sabar itu cahaya yang terang benderang, jadi untuk melangkah menuju jalan keluar sangat mudah. Sedangkan Tidak Sabar itu adalah Kegelapan. Bayangkan teman-teman jalan tanpa cahaya, benar-benar gelap. Jangankan tahu arah jalan keluar, bisa-bisa kita menyenggol sesuatu akhirnya malah makin jatuh di kegelapan.
Insya Allah, dedep share isi kajian dengan tema “Sabar” di Blog ini 🙂 Selamat membaca isi kajiannya sampai habis yah…
Kitab Riyadhus Shalihin No. 575
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu katanya: “Nabi shalallahu alaihi wasalam menggariskan suatu garis berbentuk persegi empat dan menggariskan lagi suatu garis di tengah-tengahnya yang keluar dari kalangan persegi empat tadi, juga menggariskan lagi beberapa garis kecil-kecil yang menuju ke arah garis di tengah-tengah itu dan keluar dari arah tepinya yang tengah, lalu beliau shalallahu alaihi wasalam bersabda: “Ini adalah manusia dan ini adalah ajalnya meliputi diri manusia tadi, atau memang telah meliputinya. Garis yang keluar dari kalangan ini adalah angan-angannya, sedang garis-garis kecil-kecil ini adalah barang-barang baru yang mendatanginya -yakni apa-apa yang dapat ia ambil dari keduniaan-, berupa kebaikan atau keburukan. Jikalau ia terluput dari yang ini -yakni bencana yang satu-, tentu ia terkena oleh yang ini -bencana yang lainnya- dan jikalau ia terluput dari yang ini -bencana yang satunya lagi-, maka ia tentu akan terkena oleh yang ini -bencana yang lainnya pula-.” (Riwayat Bukhari)
QS. Āli `Imrān:200 – Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
Sabar itu dalam 3 hal:
1. Sabar terhadap perintah Allaah.
2. Sabar terhadap larangan Allaah.
3. Sabar terhadap cobaan
Tidak ada pemberian Allah terbaik kecuali sabar.
Kitab Riyadhus Shalihin No 25.
Abu Malik al Harits bin ‘Ashim Al-Asy’ari berkata Rasulullah bersabda ; Bersuci adalah sebagian dari iman dan bacaan Alhamdulillah itu memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah itu keduanya memenuhi apa-apa yang ada di antara langit dan bumi. Shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar merupakan cahaya, AlQuran merupakan hujjah (pembela) untukmu atau sebagai hujjah (pemberat) bagimu. Setiap orang berangkat menjual dirinya, ada yang memerdekakan dirinya dan ada yang menghancurkan dirinya (HR Muslim)
QS. Ash-Shūraá :43 – Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.
Bagaimana cara menjadi orang sabar terhadap ujian?
1. Harus memahami bahwa hidup didunia ini tidak lama. Karena yang lama hanyalah kehidupan Akhirat.
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”
Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’
Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’
Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Gapapa diuji di dunia yang sementara, tapi dengan kesabaran bisa menjadikan kita dirindukan surga.
QS. Al-Mu’minūn :112-115 : Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”. Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui” Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
QS. Al-Ĥaj :47 – Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
Kita hidup di dunia, tidak lama. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit orang yg bisa melampui umur tersebut” (HR. Ibnu Majah: 4236, Syaikh Al Albani mengatakan: hasan shahih).

2. Percaya lah bahwa dunia ini adalah tempatnya UJIAN.
QS. Al-Mulk:2 – Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

QS. At-Taghābun:14 – Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam “Sesungguhnya kuburan adalah awal persinggahan akhirat, jika selamat darinya maka yang setelahnya akan lebih mudah darinya, dan jika tidak selamat maka yang setelahnya lebih berat darinya.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, ‘Tidak pernah aku melihat pemandangan yang amat mengerikan kecuali (siksa) kubur lebih mengerikan darinya.” HR Ibnu Majah
3. Percaya lah bahwa semua yang terjadi di dunia ini sudah tertulis dalam kitab Lauhul Mahfuz / Takdir.
QS. Al-Ĥadīd:22-23 : Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
jangan pernah ucapkan “Coba tidak begini, tidak terjadi” tetapi katakan QADARULLAAH.
QS. At-Taghābun:11 – Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Dibalik ujian tersimpan hikmah yang sangat indah.
1. Ampunan – dihapuskan dosanya.
2. Rahmat – bentuk cinta Allah kepada hambanya.
3. Petunjuk – ujian bisa mendekatkan kepada Allah
QS. Al-Baqarah:157 – Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Kutipan Kajian Ustadz Dr. Wahid rahman lc,ma di Masjid Al Muthmainnah Jatibening Baru, Bekasi.
Semoga Allah memberikan kesabaran selalu untuk kita, dan semoga tulisan ini bermanfaat 🙂 Aamiin