Ketetapan Allah Terbaik

Sering kali kita galau disaat hal yang tidak di inginkan terjadi. Lalu sadar di kemudian hari bahwa takdir tersebut justru akan mendapatkan sangat banyak kebaikan.

Bismillah, ini pengalaman saya. Berharap bisa nempatin rumah sendiri saat menikah di tahun 2017, Malah kena tipu saat beli rumah syariah tanpa riba di tahun 2016. Sudah sewa dan bayar pengacara, eh pengacaranya kabur -,-. Pasti saya tagih di akhirat nanti. Ikhlasin aja dev! Saya tidak sedang bersedekah teman-teman, tapi di tipu.

Qodarullah akhirnya kita kontrak rumah setelah menikah. Pertama sekali setelah menikah kita memutuskan untuk tinggal di tambun, karena budget tipis wkwk :D. 10 bulan berlalu kami memutuskan untuk pindah karena jaringan internet susah. Keseringan nongkrong di Mcd buat wifian gratis untuk ngerjain project website yang masuk sangat melelahkan bukan? Hehe. Pemilik rumah kontrakan kami tidak mau mengembalikan sisanya, dan akhirnya kami mengikhlaskan uang kontrak sisa 2 bulan tersebut.

Singkat cerita kami menemukan rumah yang sesuai kebutuhan seperti akses internetnya ngebut, dan ada parkir mobilnya. Meski saat itu belum punya mobil, hehe. Alhamdulillah, parkiran mobil yang tadinya kosong jadi ada di 3 Bulan setelah kami menempati tempat tinggal kedua kami. Allah kasih mobil dinas, Masya Allah di bayar cash #TanpaRIBA

Alhamdulillah, tempat tinggal baru di Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu. Habis kontrak maret 2019, lalu kami memutuskan untuk memperpanjang kontrak 1 tahun lagi, kembali terjadi hal yang tidak di inginkan. Kami dapat kabar rumah ini sudah terjual. Itu artinya kami harus bergegas untuk pindah lagi. Dan harinya bertepatan dimana kita baru saja daftar haji di bulan juli 2019.

Stress? Iya. Pusing? Iya. Baru daftar haji, langsung di uji. Qodarullah kami hanya menempati 1 tahun 4 bulan di rumah kedua setelah kami menikah. Lalu sisa sewa di refund sebesar 7,5 jutaan. Mana baru daftar haji, tabungan limit -,- Ya Rabb :'( sedangkan waktu tersisa kurang dari 2 minggu untuk bersiap-siap pindah mulai dari mencari-cari rumah, beres-beresin barang, dll. Sekian banyak rumah yang sudah di survey tapi belum ada yang cocok.

– Cocok sama pemilik rumah orangnya baik, tapi rumahnya gede banget. Kamar tiga, ruang tamu, 2 kamar mandi, dan dapur luas banget. Biaya sewa 20 Juta / Tahun. Untuk kami yang masih berdua, sepertinya tidak cocok untuk rumah sebesar itu kecuali keluarga dengan anak 5 baru pas hehe.

– Rumah tingkat, kamar 3. Eh tapi harus langganan gas bulanan yang bayarnya sekitar 30 ribuan/bulannya, kalo kita punya usaha catering cocok kali yah pake itu gas hihi. Masak aja jarang, karena sering nemenin suami nemuin klien jadi keseringan makan diluar.

– Rumah dalemannya bagus, pas banget gitu hanya ada 1 kamar dan masih cukup juga buat home office, cocok lah buat kita yang emang lagi belajar minimalis. Tapi nggak ada parkiran mobil pribadi, adanya parkiran rame-rame di gang sempit gitu hihi.. dan udah di kode, “Tapi kalau disini harus siap ya dibangunin jam berapa aja, buat ngegeser mobil kalo ada yang mau keluar.” (Tentu nggak cocok beudh begini hihi)

Itulah ya kira-kira 3 gambaran yang rumahnya sudah kami survey dari lebih 5 rumah yang sudah kami survey. Pengennya sih dibahas, tapi rasanya akan panjang sekali kalau dibahas satu-satu mengenai rumah hihi…

Akhirnya kami berada di titik pasrah. Kita juga nggak mau yang muluk-muluk kok. Cukup masuk jaringan internet, bisa buat home office, nyaman, dan bersih suatu kewajiban, dan ada parkir mobil itu aja. Curhat sama adik, sudah banyak sekali rumah yang kami survey tapi nggak ada yang sesuai kebutuhan. Eh, si adek kirim link iklan di olx kontrakan rumah di kota bekasi. Itu iklan baru di pasang 1 jam lalu, kita langsung samperin karena jaraknya hanya 900 meter dari tempat kami.

Statusnya over kontrak, yang mana 10 bulan lagi sisanya untuk meneruskan kontrak. Saat itu duit kurang buat bayar kontrakan juga wkwk… Alhamdulillah kuasa Allah, yang order website banyak, sampai akhirnya kami cukup untuk membayar kontrakan rumah ini. Dari situ aman?… Lagi-lagi drama teman-teman. Ya rabb, baru kali ini pindahan. Tapi itu orang belum kosongin barang-barangnya. Yang namanya kita masuk kontrak tanggal 1 Agustus, mestinya paling nggak pengontrak yang lama itu harus keluar 31 Juli dong yah. Dia bilang akan keluar pagi 1 Agustus, dan kami juga minta izin sama pemilik rumah kedua kami untuk tanggal 1 Agustus kami pindahnya. Alhamdulillah, beliau sangat baik dan mengizinkannya.

Pagi, 1 Agustus kami datang. Yaampun liat dong teman-teman. Beliau sangat santai sekali, dan berkata “1 Agustus itu 24 Jam bu” Wkwk ngakak kesel ngehadapinya. Tiba waktunya over kontrak, dan dia seperti orang tidak pindahan dong… Santai banget, nggak ngelakuin apa-apa. Kemas-kemas juga nggak. Rencana load barang pagi, dan tertunda sampai sore. Beliau nggak ada dirumah, nggak ngerti lagi sama adab itu orang. Uang dikasih cash, tapi begitu. Pas kita load barang jadi bentrokan dong sama barang orang itu. Tentu saya nya juga nggak bisa langsung beres” di tempat baru ini.

(Note, saya akan cari fotonya dulu) biar teman-teman bisa ketawa juga hihi…

Kalian tahu? Ujung-ujungnya saya juga yang mengemas barang” mereka ke kardus. Bagian dapur Subhanallah kotornya. Kita bantu kemas ke kardus, dan malam itu hanya bagian dapur dan belakang rumah yang bisa kami bersihkan dan rapihkan. Tgl 1 agustus 2019, jam 11 malam orang itu baru pergi. Dan ini malam pertama kami bersama barang-barang dan barangnya orang itu pun menginap. Haha. 2 Agustus 2019 siang baru barang” mereka ambil. Dan itupun masih meninggalkan tempat tidur besar, dan beliau membebankan ke saya.

Jadi intinya ini kasur sepertinya akan tetap disini nggak bakal merat kalo nggak laku. Akhirnya saya lagi yang susah payah mempromosikan itu kasur. Biar keluar dari sini, Ya rabb ­čÖü gitu amat itu orang yah. Kalo saya si kesal, jadi larinya ke suami terus keselnya. Maap ya ayang beph :*

Masya Allah, Alhamdulillah punya suami yang SANGAT SABAR. Qodarullah, mempertemukan orang itu dengan suami saya yang sabar yah. Kalau tidak, nggak ngerti lagi. Itulah ya Ketetapan Allah adalah yang Terbaik. Pindahan yang sangat melelahkan sekali, dan bodohnya saya sudah tau lelah tapi masih saja meluarkan energi buat kesel dan emosi atas kejadian tersebut, kurang kesabarannya diriku saat itu.

Alhamdulillah setelahnya kami mulai merapikan rumah. Saya baru sadar, dan sangat bersyukur. Masya Allah, sangat banyak hikmah yang saya dapat di proses yg saya anggap ribet, dan banyak juga yang bisa dijadikan pelajaran di kehidupan atas kejadian tersebut. Dan bertambah +++ Rasa Syukur, benar saja rencana Allah itu akan selalu indah. Seringkali kita yang kurang bersabar untuk mengetahui apa sih sebenernya maksud Allah memberikan ujian seperti ini. Akan ketemu jawabannya setelah ujian berlalu.

Baiknya Allah kasih kita tempat yang lebih baik dari sebelumnya. Alhamdulillah tinggal di rumah yang senilai 600 juta, cukup membayar sewa puluhan juta / tahun. Sedih ya dev ngontrak? Nggak sedih sih sebenernya, cuma lelah aja yang namanya pindahan hihi… Semangat terus ya teman-teman

Semoga Bermanfaat ­čÖé