Katakan TIDAK untuk menjadi BUDAK DUNIA

Cinta dunia adalah induk dari segala kesalahan yang ada dimuka bumi ini.

Bagaimana tidak karena kebahagiaan dunia yang sebentar ini, banyak yang lupa akan kehidupan di akhirat nanti.

Berhijab syari bisa membuatmu aman di akhirat nanti, tapi masih banyak yang enggan untuk memakainya. Sedangkan pakaian yang mengumbar aurat dosa yang mengantarkan ke neraka berlomba-lomba dipakai.

Karaokean berbayar dan menghabiskan waktu sia-sia tak ada gunanya.

Membaca Al-Quran tak perlu biaya tapi tak sempat untuk membacanya padahal berpahala.

Dan maksiat lainnya yang merugikan rela dibayar.

Sedangkan untuk mendapatkan pahala no bayar-bayar tapi banyak yang melupakannya.

Astagfirullah…

Orang yang mengejar kenikmatan dunia tidak lepas dari tiga keadaan yaitu kecemasan sebelum meraihnya, keresahan pada saat meraihnya, dan kesedihan setelah meraihnya.

Firman Allâh Azza wa Jalla :

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ

Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. [Al-A’la/87: 17]

Sudah dijelaskan di Al-Quran tentang kehidupan akhirat jauh lebih baik dari dunia.

Bahkan dunia ini hina, dan nilainya tidak lebih berharga daripada sehelai sayap nyamuk.

Jika kita cinta dunia, lebih mengepentingkan dunia dan melupakan akhirat. Ini tanda rusaknya iman.

Jika kita sudah tau bahwa akhirat itu jauh lebih penting daripada dunia, tapi kita masih cinta dunia. Ini tanda rusaknya akal.

Orang cinta dunia berarti orang yang rusak imannya atau rusak akalnya 😭

Dunia…. oh dunia…

Penjara bagi orang mukmin, dan surga bagi orang kafir.

Padahal  Allah sudah jelas menggambarkan tentang dunia dalam firman-Nya “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan di dunia hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanaman-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat kelak ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” [Al-Ankabut:64]

Genggam dunia, dan pastikan akhirat selalu di hatimu.

Say no to being a slave to the world

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.