Daftar Haji, Umrah Dulu atau Punya Rumah?

Haji dulu atau Umrah ya? Terlebih kalau usia sudah tua pasti bingung pilih daftar haji dulu, atau umrah. Terkait menunggu antrian haji cukup panjang sekitar 20 tahunan untuk daerah jabodetabek, jadi nggak heran kalau sebagian orang pilih untuk umrah dulu. Karena umrah nggak perlu antri gitu ya.

Boleh nggak sih umrah dulu sebelum haji? Jika mampu secara dana dan fisik maka boleh berangkat umroh terlebih dahulu sambil menunggu jadwal keberangkatan haji. Hal ini telah disepakati oleh para ulama. Sebagaimana Abu ‘Umar Ibnu ‘Abdil Barr berkata bahwa Az Zarqoni dalam Syarh Al Muwatho’ ketika menjelaskan hadits Malik bin ‘Abdirrahman bin Harmalah bahwa ada seseorang yang bertanya pada Sa’id bin Al Musayyib, “Apakah aku boleh berumrah sebelum berhaji?” Sa’id menjawab, “Boleh saja.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu pernah melakukan umrah tiga kali sebelum berhaji. Ibnu ‘Abdil Barr berkata bahwa hadits ini bersambung dilihat dari sanad lainnya dan hadits tersebut shahih. Masalah bolehnya umrah sebelum haji bagi siapa yang berkeinginan adalah hal yang disepakati oleh ulama. Juga terdapat riwayat shahih bahwa ‘Ikrimah bin Kholid pernah bertanya pada Ibnu ‘Umar mengenai umrah sebelum haji. Ibnu ‘Umar berkata bahwa seperti itu tidaklah masalah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu pernah berumrah sebelum haji. Imam Ahmad dan Ibnu Khuzaimah juga mengatakan tidak mengapa berumrah sebelum haji. Demikian perkataan Ibnu ‘Abdil Barr.
[Sumber: Islamweb.net]

Mayoritas ulama mengatakan, wajib melakukan haji dengan segera bagi yang mampu secara dana maupun fisik. Ibnu Qudamah mengatakan, Orang yang wajib melakukan haji dan memungkinkan untuk melakukannya maka wajib segera berhaji, dan tidak boleh ditunda. Dan ini merupakan pendapat yang disetujui Abu Hanifah dan Malik. (al-Mughni, 3/212) Kemudian beliau menyebutkan dalilnya, yaitu firman Allah, “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah” (QS. Ali Imran: 97).

Biaya Pendaftaran Haji Reguler di Indonesia untuk mendapatkan porsi sebesar 25 juta. Teman-teman yang sudah memiliki cukup tabungan senilai 25 jt, segeralah daftar haji, meskipun usia masih muda.

Jadi menurut dedep saat kita siap uang 25 juta x 2 (Jika Bersama Pasangan) = 50 juta langsung daftar haji dulu. (Sebab kalo ditunda-tunda makin lama berangkatnya). Setelahnya baru niatkan untuk umrah. Jadi tidak mengapa kita umrah terlebih dahulu, dikarenakan menunggu antrian haji di Indonesia sangat lama.

Bagaimana jika meninggal di saat masa penantian haji? Tetap mendapat pahala haji dari Allâh Azza wa Jalla. Karena sudah melakukan sesuatu usaha (mendaftar haji), maka Insya Allah akan mendapatkan pahala amalan yang telah diusahakan. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allâh dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allâh. dan adalah Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [An-Nisa’/4:100]

Bagaimana dengan orang yang masih ngontrak tapi ingin haji dan umrah dulu?
Syaikh ‘Ali Ridha Al Madini menanggapi perkara seseorang yang berkeinginan akan berangkat berhaji akan tetapi masih mengontrak rumah, apakah yang sebaiknya ia lakukan pergi berhaji, atau membeli rumah, dengan uang tersebut? maka ia menjawab: “Hendaknya ia pergi haji, kemudian setelah itu semua Allah memudahkan urusannya”

Semoga sobat dedep paham tentang skala prioritas. Kita harus menjadikan Allah sebagai prioritas. Jadi, Sudah tahu dong ya cara menentukan mana yang harus lebih dahulu dilakukan? 🙂

Semoga Allah memudahkan segala urusan kita untuk menentukan langkah terbaik dalam kehidupan ini. Aamiin